Jumat, 07 November 2014

[Review] Film Annabelle 2014



[Review] Film Annabelle
“After The Conjuring, there was Annabelle.”
Ya, itu adalah slogan yang dipakai oleh sang movie maker nya Annabelle. So? After the conjuring, there was Annabelle. It’s suck! Terpengaruh banget sih ngga sama slogan itu. But ketika denger boneka yang muncul di film TC itu mau difilmkan, ya wajarlah seorang pecinta film apalagi film horror gitu *kibas poni. LOL* mau ada film horror terrrbaruu pastinya open mind banget ya. Udah siap-siap banget tuh pas rumor itu muncul.
“pokoknya harus nonton Annabelle!” kata-kata itulah yang muncul ketika tau bahwa boneka Annabelle mau dibuat film. So, ini sedikit tentangnya :

Sutradara:
John R. Leonetti
Penulis naskah:
Gary Dauberman
Pemain / Bintang:
Annabelle Wallis (Mia Gordon), Ward Horton (John Gordon), Alfre Woodard (Evelyn), Eric Ladin (Detective Clarkin), Brian Howe (Pete Higgins) dan Tony Amendola (Bapa Perez)
Sinematografi:
James Kniest
Musik:
Joseph Bishara
Produksi / Distribusi:
New Line Cinema, Atomic Monster, The Safran Company / Warner Bros Pictures
Tanggal rilis:
3 Oktober 2014
Negeri / Bahasa:
Amerika Serikat / Bahasa Inggris

Johnny Gordon, seorang pria berusia 47 tahun, menemukan sebuah boneka yang sempurna untuk isterinya yang sedang hamil, Mia. Boneka bernama Annabelle itu adalah boneka vintage yang indah dan langka yang mengenakan gaun pengantin berwarna putih lembut. Mia yang sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk kelahiran bayinya, merasa sangat bahagia menerima boneka itu. Namun, saat-saat menyenangkan Mia bersamaAnnabelle tidak berlangsung lama. Pada suatu malam yang gelap dan naas, Mia mendengar suara orang yang menyusup ke rumah mereka. Ia membangunkan John dan mereka keluar rumah, tapi tak menemukan apa-apa. Rupanya, para penyusup itu sudah memasuki rumah mereka. Rumah mereka diserang oleh sekelompok pemuja setan yang dengan kekerasan menyerang pasangan tersebut.
“Aku suka bonekamu,” kata seorang pemuja setan yang wanita di depan Mia.

Mia ketakutan dan mundur perlahan. Namun, di belakangnya ada seorang lelaki yang menyergapnya dan mencoba menusuknya dengan pisau. Mia berteriak histeris, John datang menolong. Dalam keributan itu, wanita penyerang tewas karena tertusuk. Ia tewas dengan Annabelle di pangkuannya. Darah tumpah dan menetes ke mata Annabelle.

Setelah penyerangan itu, Mia trauma dan harus sering berkonsultasi dengan pendeta. Mereka pindah rumah dan memulai hidup di rumah yang baru dengan anak mereka yang baru lahir. Mia membawa Annabelle ke rumah baru sekaligus membawa petaka yang menyeramkan.

Suatu kejahatan yang lebih menyeramkan telah dibangkitkan, jauh lebih jahat daripada setan yang hidup di dalam tubuh Annabelle. Hal ini mengancam nyawa John, Mia dan anaknya yang baru saja dilahirkan.

Arwah wanita yang mati di rumah sebelumnya merasuk di dalam tubuh Annabelle. Arwah wanita berambut panjang ikal dan berpakaian putih berjalan-jalan di dalam rumah mereka, mengganggu anak mereka sehingga sering menangis. Tidak hanya itu, saat menjahit, Mia diteror oleh kebakaran. Ia terjatuh dan sesuatu menariknya dengan keras. Ia mencoba membicarakan teror ini dengan suaminya, namun suaminya awalnya tidak percaya.

Ia berkonsultasi dengan seorang wanita paranormal dan mengatakan di rumahnya ada hantu wanita yang terperangkap. Teror semakin menjadi-jadi, anaknya terkunci di kamar dan saat Mia mencoba mengintip di bawah pintu, boneka Annabelle tiba-tiba muncul di bawah pintu dan menatapnya. Kejadian lain, kereta bayinya berjalan sendiri ke tengah jalan dan hampir ditabrak oleh truk yang melintas.

Seorang pendeta berusaha membantu Mia dan keluarganya. Pendeta itu membawa boneka Annabelle untuk diamankan, tapi hantu wanita mengikutinya. Semakin lama, hantu wanita di rumahnya semakin berani menerornya. Seorang anak kecil tiba-tiba muncul. Saat Mia bertanya “Siapa kau?” Anak kecil itu berlari ke arahnya dan tiba-tiba berubah menjadi hantu wanita yang berlumuran darah.

Nah itu adalah synopsis dari film Annabelle. Bagaimana?  Jika dilihat sekilas dari sinopsisnya meyakinkan banget kalo film ini bakalan jadi the most horror movie after TC. But in fact? Its gonna be nothing. Bukannya merendahkan seorang John (sutradara) ya, dan ya boleh lah membandingkan sama produksinya James Wan yang paling bisa bikin penasaran dan bikin kaget, tapi ini adalah kali pertama John menjabat sebagai seorang sutradara.

Aku ga bilang kalo film Annabelle itu jelek yaa. Cuman banyak blackhole nya aja gitu. Seakan kita harus sering-sering merasakan kaget lihat film ini.  Banyak scene yang terlalu lama mendiami kamera. Satu lagi nih yang bikin film ini lumayan membosankan adalah sang boneka itu sendiri terlalu sering muncul di setiap scene nya. Jadi bagaimana tidak? Buktikan sendiri deh.
 Acting dari Annabelle Wills (Mia Gordon) sendiri cukup baik, namun semua itu terlihat seperti acting yang dipaksakan. Penampilannya tidak terlalu memukau ya, gak terlalu jelek dan gak terlalu baik juga sih. Apalagi ketika dia mau melihat siapa yang ada dibalik gorden, seakan raut wajahnya itu datar, kurang mendalami peran saja sih. Nah klimaks dari acting Annabelle Wills (Mia) itu ketika dia sedang di gudang dan akan naik lagi ke apartemennya, disitu saya mulai tertarik lagi untuk menikmati filmya. Duuuh mba Annabelle ini, sepertinya menyimpan yaa. Hehehe
Sang suami juga, John biasa aja sih actingnya. Malah kalo saya katakan, lebih memukau acting dari Evelyn yang notabene bukan main cast. But yah overall, saya beri 7/10 J


Lirik Lagu Shadow by Austin Mahone

Shadow (Austin Mahone)

You walking into the room
So perfect but unware
Making you stop and stare
Everytime, I heard he broke your heart
Can I just fixed you girl?
Show you a different world
I'll take you anywhere
I'll push you on a throne
I lay down my heart, I swear
And I'll make sure that you'll never be alone

Reff:
Only my shadow knows
How I feel about you
Only my shadow goes
Where I dream of 

Kamis, 10 Juli 2014

[Review] Apartment 1303

Whats up?! :) This is not my first time write here. Bc my last post was deleted by me..Hehe
So I wanna share you about my first review film. Cheers!

Yep! talking about movie is never ending!! yeah film yang dirilis tahun 2013 ini adalah remake dari film Asia (Jepang) yang yaaah lumayan bagus tapi banyak banget scene yang menurutku kurang bagus gitu untuk ukuran film Hollywood.Mungkin tadinya akan mengulang kesuksesan film The Ring atau Sadako remake film Jepang juga. But in another way film ini gak akan pernah seperti itu. Lets check the sinopsis -->

 Film Apartment 1303 
Apartment 1303 berkisah tentang Janet Slate (Julianne Michelle) yang besar dan tinggal bersama dengan ibunya (Rebecca De Mornay). Namun Janet akhirnya memilih untuk  pindah ke sebuah apartemen 1303 di lantai ke-13 di pusat kota Detroit. Sementara itu, si tetangga mengatakan bahwa ada keanehan dalam kamar itu yaitu seorang anak yang berusia 9 tahun yang bernama Emily dia menjelaskan kepada Janet bahwa penghuni sebelumnya dalam apartemen itu ada yang bunuh diri. 

Janet pindah dan membongkar barang-barangnya untuk merayakan kebebasan barunya hingga pada setiap pagi dia bangun dengan merasakan kesakitan di kepala dan memar aneh di lehernya, hal-hal aneh mulai terjadi di apartemen itu. Janet memang sudah bertekad untuk tidak kembali ke rumah ibunya dan merasakan bahwa dengan tinggal di apartemen maka dia akan terlepas dari berbagai pertemuan dingin. 

Malam itu Janet yang dibangunkan oleh energi supranatural di apartemen itu tapi sayangnya Mark, pacar Janet (Corey Sevier) pada saat itu tidak ada disana. Sebuah energi supranatural terus mengambil tubuh Janet yang menyebabkan dia bunuh diri hingga Mark menemukan Janet tewas di tengah jalan setelah jatuh dari tiga belas balkon di atas. 

Dalam penyelidikan, Janet  dianggap bunuh diri oleh Lara (Mischa Barton) kakaknya dan untuk mengungkap kebenarannya maka Lara bertekad untuk mengungkap kematian adiknya. Tetapi apa yang Lara temukan adalah jauh lebih menakutkan dan tidak bisa dijelaskan menggunakan logika. (source: http://balibackpacker.blogspot.com/2013/11/sinopsis-film-apartment-1303-horor.html)
 Film Apartment 1303

  • Sutradara : Michael Taverna
  • Produser : Michael Taverna
  • Pemain : Mischa Barton, Rebecca De Mornay, Julianne Michelle, Corey Sevier
  • Genre : Horor
  • Durasi : 85 menit
  • Produksi : Monte Cristo Entertainment
  • Tanggal rilis perdana : 25 Juli 2013
So? Liat sinopsisnya emang lumayan tapi in fact its nothing. Michael Taverna belum bisa dibilang sukses di debut pertamanya ini. To the point ya, Kakak dari Janet pun terlihat memaksakan untuk menjiwai perannya tapi malah jadi kaku dan aneh dilihat. And Janet, yep dia memang sedikit ya mainnya di film ini. Tapi dia keliatan gak canggung berperan sebagai Janet. Wuihhh kalo ibunya sih asik banget dia. Keliatan lah kalo dia juga enjoy her act. Sebagai seorang punk rock, cocok kok walaupun wajah udah gak young adult atau teenage Haha. Goes to Mark aka Janet's bf, dia juga rada gak penting sih hadir difilm ini. Why? Gak berguna aja. Iya kan? Scene paling aneh dan buang-buang waktu adalah ketika si Mark ini tidur di sofa, terus ada Jennifer (hantunya) jedot-jedotin kepalanya ke jendela yang ada di balkon. Duhh itu parah rugi banget deh ini film Haha.  Sampe hampir 5 menit deh kayanya scene itu.
Dan si Jennifer Logan aka hantunya, ini sama-sama gak pentingnya walau maincast-nya adalah dia. Idem gue liatnya. Apalagi pas si hantu ini duduk diwastafel sambil megang pisau terus keliatan berdarah-darah ditangan sama kakinya. Waah gue ngakak parah sama ini film. Nah lanjut yang jedot-jedotin kepalanya ke jendela, dia gangguin si Mark tanpa sebab dan tiba-tiba udah pagi..........

Talking about backsound nya, itu masih belum oke. Standar-standar aja gitu. Masih oke Joshep Bishara actually. Agak memaksa sih backsoundnya. Jadi terdengar aneh dan yeah gitu deh. But in ending gue suka sama musiknya. Terdengar halus seperti film-film horror lainnya :)

Overall, film ini ane rating 5/10. Sorry ane newbie banget review-review film kaya gini. Tapi ane bakalan belajar lebih tentang cara mereview film dengan baik. Thank for rading and lets check my another review next time! See Ya! <3

-@BYEtriaas-